pariwisata kabupaten malang

Menu

Kandang Komunal Toyomerto Masih Memanas

  Dibaca : 293 kali
Kandang Komunal Toyomerto Masih Memanas
MOTIVASI : Danramil 14 Turen Kapten Inf Yuyud Hadi Purnomo saat memberikan motivasi kepada anggota Paskibraka tingkat Kecamatan Turen

* Pemdes Pesanggrahan vs BPN Beradu di PTUN

Kandang komunal di Dusun Toyomerto Desa Pesanggrahan Kota Batu masih terus berlanjut. Sengketa melibatkan Pemerintah Desa Pesanggrahan dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Batu. Kasus ini sudah masuk di Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Diketahui, gugatan PTUN yang dilakukan Pihak Pemdes Pesanggrahan atas nama Kepala Desa terhadap BPN Kota Batu sudah cukup lama. Namun Kades Desa Pesanggrahan Anam Suyanto saat dikonfirmasi meyakini pada bulan Febuari 2016 mendatang bakal ada putusan dari PTUN.

“Dalam gugatan PTUN dari pihak desa ke BPN Kota Batu, memang cukup menyita banyak waktu. Seingat saya, sudah ke tiga kalinya sidang di PTUN. Mungkin bulan 2 ini sudah ada putusan,” terang Anam Suyanto, Kamis (14/1).

Menurut dia, langkah upaya hukum dari pihak desa setempat, untuk melakukan gugatan ke PTUN tersebut, agar menjadi terang benderang. Mengingat kandang komunal itu, sekarang ini belum difungsikan karena dalam proses di PTUN. Oleh karena itu, secara tidak langsung dengan dibangunnya kandang tersebut yang rencananya akan dijadikan tempat perawatan sapi oleh kelompok tani atau peternak kini masih terbengkalai.

“Putusan itu, yang bakal dijadikan dasar sebagai bukti kebenaran. Jadi sementara ini hanya sebatas saling main klaim saja, dalam artian saling berebut kebenaran sehingga belum bisa dijadikan dasar untuk siapa yang mememiliki. Pihak desa ataukan ahkliwaris yang memiliki bukti sertifikat yang di keluarkan oleh BPN,” tungkasnya.

Sementara itu, Ismail Hasan, Tokoh masyarakat desa Pesanggrahan saat dikonfirmasi juga menyatakan bersikukuh bahwa tanah yang berdiri bangunan yang akan dijadikan kandang komunal tersebut milik Desa Pesanggrahan.

“ Saya berharap melalui PTUN, nantinya antara pihak Pemdes Pesanggrahan dan BPN Kota Batu segera dapat terselesaikan. Sehingga dalam permasalahan ini tidak terkatung-katung,” tukasnya dia, juga mantan Kades Desa Pesanggrahan ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, kandang komunal yang dibangun oleh Dinas Pertanian Kota Batu itu seluas 1 ha. Dibangun pada tahun 2014 lalu, usai dibangun ada warga yang mengaku sebagai ahli waris dari tanah tersebut. Padahal pihak Pemdes Pesanggrahan sudah menetapkan tanah itu sebagai milik desa.

Ahli waris itu mengaku tanah yang dipakai membangun kandang komunal itu miliknya dengan menguatkan adanya sertifikat tanah yang diterbitkan oleh BPN. Oleh karena itu, terbitnya sertifikat itu dipertanyakan oleh pihak Pemdes Pesanggrahan. Akhirnya memperkarakan melalui PTUN.(eka)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional