pariwisata kabupaten malang

Menu

Kasus Pembunuhan dan Pembuangan Bayi di Malang Raya

  Dibaca : 372 kali
Kasus Pembunuhan dan Pembuangan Bayi di Malang Raya
ABIMANYU Seorang warga mengklaim bayi temuan di Kromengan bernama Abimanyu (kakek nenek penemu bayi bersama AKP Okta Panjaitan dan Nico). (Foto Dokumentasi Polsek Kromengan)
space ads post kiri

Malang, Memo X – Selama Maret – September 2017, sudah 8 X kasus bayi “terbuang”. Enam bayi terselamatkan dan 2 ditemukan tinggal jasad di sungai, 2 dibunuh ibunya sendiri. Malang memprihatinkan Rek!

HIDUP TERSELAMATKAN : Maret - September 2017. (Dokumentasi dari berbagai sumber)

HIDUP TERSELAMATKAN : Maret – September 2017. (Dokumentasi dari berbagai sumber)

Paling jelas, jangan lupakan kasus mahasiswa simpan bayi dalam tas yang menggemparkan Kota Malang tahun ini. Sudah dua kali kasus dan dialami mahasiswi yang ngekos.
Memo-x.com mendata peristiwa dari fenomena sosial di Malang, termasuk kasus pembuangan bayi dan aborsi–pembunuhan bayi. Menurut penulis, kasus pembuangan ini sudah sampai tahap MEMPRIHATINKAN.

Terbaru, penemuan jasad bayi lengkap dengan ari-ari Sabtu (9/9) sore di sungai seputaran Ketangi, Desa Tegalgondo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Bayi tersangkut ranting bambu yang ditemukan pemancing itu adalah bayi kelima sejak Juli.

Wawan (38) dan Fiki (32) warga Jalan Adisucipto, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Malang dan Sugiono (36) warga Tegalgondo, sempat mengira jasad itu adalah boneka.

Kembali ke kasus pembuangan bayi, satu dari sekian parameter pra pembuangan adalah intensitas laporan kasus asusila yang diterima pihak kepolisian. Sementara beberapa orang sepakat, kasus asusila baik remaja atau dewasa, ibarat “fenomena gunung es”.

Semakin banyak laporan kasus asusila dilakukan remaja, “memungkinkan” banyak pula pacaran kebablasen atau hubungan intim yang tidak diketahui atau terungkap. Kehamilan tanpa suamj pun jadi terkesan biasa saja atau rahasia umum baik di kota atau desa.

Terkait kasus asusila sendiri, Sumber Memo-x.com di kepolisian pernah menyebut jika selang beberapa hari usai hari raya Idul Fitri atau masa liburan, ada 10 kasus asusila dilaporkan warga dalam sehari. Bayangkan, 10 kasus laporan korban di hari yang sama.

Sayangnya, belum terdata jelas, berapa banyak kasus kehamilan di lingkungan pelajar atau mahasiswa. Beberapa kasus baru terkuak usai pelaku kepergok.

Kehamilan di luar nikah menjadi rahasia umum atau kemudian mencuat setelah kepedulian penghuni kos pada kejanggalan dalam kamar kos perempuan.

Baca Selanjutnya12345
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional