pariwisata kabupaten malang

Menu

Mutasi Tunggu Abah Datang dari Malaysia

  Dibaca : 240 kali
Mutasi Tunggu Abah  Datang dari Malaysia
MOTIVASI : Danramil 14 Turen Kapten Inf Yuyud Hadi Purnomo saat memberikan motivasi kepada anggota Paskibraka tingkat Kecamatan Turen

Sambil menghitung hari, hingga tanggal 24 Januari 2016, konon jadi jadwal penentuan pergeseran dinas ’basah’ di kalangan Pemkot Malang. “Abah masih ke Malaysia hingga Rabu. In shaa Allah, Kamis sudah balik. Kabarnya langsung melakukan mutasi atau sekedar melakukan pergeseran di dinas penghasil. Cuma apakah itu jadi patokan bakal terjadi? Atau nanti nunggu 5 bulan lagi setelah ada yang pensiun di eselon II? Ya kita tunggu saja niat baik geser gerbong untuk penyegaran itu terwujud,” kata salah satu orang dekat Abah Anton di dinas basah itu berkeluh.

Seperti pemberitaan sebelumnya, bocornya informasi mutasi pada wartawan Harian Pagi Memo X soal pergeseran dinas ’basah’ di SKPD Pemkot Malang, nampaknya ampuh membuat Walikota memutar otak agar bergesernya dinas ’basah’ itu, tak bergolak gara-gara tercium datanya. Menurut orang dekat Walikota Malang HM Anton, yang kerap jadi jujugan kepala dinas di lingkungan SKPD itu, beralasan kalau Abah tak sreg dengan hari Jumat Wage untuk momen yang bersejarah.

“Momentum geser dinas penghasil itu, untuk penyegaran dan menumbuhkan semangat kerja yang lebih baik lagi. Perlu hari dan tanggal yang tepat dan berbarokah. Ya resikonya pada bagian umum yang harus repot menunda dan kalau perlu korbankan anggaran mamin. Apa boleh buat yang pasti demi momentum yan baik,” tandasnya.

Lanjutnya, kemunduran mutasi atau bergesernya gerbong di dinas tersebut bisa jadi motivasi positif agar pejabat kedepankan amanah. ”Semua itu titipan Allah semata, harus ikhlas dan istiqomah mendapat amanah di dinas manapun tetap bertujuan untuk memberi pelayanan publik sebaik mungkin,” paparnya berharap.

Dari prakiraan Memo X, pejabat dinas basah yang bakal bergeser adalah Dispenda ke DPUPPB, DPUPPB ke Bapeda, Bapeda ke Dispenda, Dishub ke BP2T, BP2T ke BKD, BKD ke Dishub.

Soal mutasi ini, seperti diungkapkan Walikota Malang beberapa waktu lalu, saat ditanya wartawan. Kata Anton, tak tak ada mutasi, tapi hanya pergeseran saja. “Mutasi atau pergeseran itu, wajar saja dan perlu penyegaran. Harapan kami agar lebih baik lagi mendongkrak pendapatan asli daerah. In shaa Allah untuk tingkatkan pembangunan menuju Kota Malang bermartabat. Jadi wajar saja,” kata HM Anton, Walikota Malang yang juga Ketua DPC PKB Kota Malang itu optimis.(riz)

Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional