pariwisata kabupaten malang

Menu

Rela Bagikan Ilmu

  Dibaca : 108 kali
Rela Bagikan Ilmu
KARYA BHAKTI : Para anggota dari Koramil 27 Lawang bersama anggota Polri Polsek Lawang saat membersihkan taman makam pahlawan yang ada di Lawang

KUSNUL Chotimah SPd, wali kelas V, SDN Punten 2, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu yang sudah mengabdikan dirinya selama 10 tahun mejadi guru dan pembimbing bagi siswa ini, maka rela memberikan ilmunya kepada anak didiknya. Agar ilmunya dapat bermanfaat bagi siswanya, kelak siswa itu nantinya sudah tumbuh menjadi dewasa maka akan berguna bagi nusa dan bangsa.

Kusnul Chotimah SPd, wali kelas V, SDN Punten 2 KWB

Kusnul Chotimah SPd, wali kelas V, SDN Punten 2 KWB

Sebelum mejadi seorang guru, dia menekuni usahanya yang sudah, dirintis sejak usia remaja menjadi seorang perias pengantin. Dengan seiring berjalannya waktu, berkat dukungan dari orang tua juga temannya, Kusnul Chotimah, bisa menjadi seorang guru.

“Dengan menjadi seorang guru tentunya, harus siap segala hal. Pada saat memberikan pelajaran kepada siswa didalam kelas, maupun diluar kelas saya selalu menanamkan sikap kepada meraka dengan sabaran. Sehingga kesabaran itu, dapat melakukan pendekan kepada siswa baik secara persuasif maupun secara emosional kepada siswa,” tutur guru muda ini, dengan murah senyum.

Ia jelaskan, dengan melakukan penerapan kesabaran itu kepada siswa, maka ia dapat megetahui latar belakang satu-persatu dari siswa tersebut. Sehingga dia lebih mudah untuk mengambil sikap dan mengantisipasinya, misalkan dalam penangan kasus dari masing-masing siswa yang berbeda-beda pada saat di sekolah.

“ Minimal mengetahui perbedaan individu siswa, maka saya dapat mengatasinya dengan mudah. Tentunya juga mendapatkan dukungan dari Kepala Sekolah, dean guru, Komite sekolah dan paguyuban kelas, papar dia, kepada Memo X.

Selain itu, ada suka dan duka yang sudah dia rasakan guru harus dituntut lebih profesional pada saat pemberian materi kepada siswa pada saat proses belajar mengajar mapun penyelesaian administrasi. Akan tetapi dibalik itu semua, ada hikmah yang tersirat sehingga timbul rasa kangen dan rindu kepada mereka pada saat libur sekolah.

“Siswa adalah sosok yang merindukan bagi guru dan karena merekalah penyemangat bagi kami. Karena guru adalah orang tua ke dua bagi siswa, pada saat di sekolah,” bebernya.

Kendati demikian, guru sudah tentu harus bisa menjadi suri tauladan bagi siswa di sekolah. Karena segala sesuwatu, baik tingkah laku, mapun perkataan akan ditiru oleh siswanya.

“ Saya berharap, semoga apa yang menjadi cita-cita siswa dapat terwujut dan tercapai. Guru hanya pemberi motifasi dan penyemangat bagi siswa,” tukas, guru berjilbab ini, sembari ahkir pembicaraanya.(eka)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional