pariwisata kabupaten malang

Menu

Kemendikbud Rilis Panduan Anti Teroris

  Dibaca : 103 kali
Kemendikbud Rilis Panduan Anti Teroris
KARYA BHAKTI : Para anggota dari Koramil 27 Lawang bersama anggota Polri Polsek Lawang saat membersihkan taman makam pahlawan yang ada di Lawang

Sebagai garda terdini pendidikan anak-anak, orang tua diharapkan mampu mengelola rasa gelisah anak-anak akibat situasi mencekam dan simpang siur pasca teror bom di Jakarta.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kemudian merilis panduan pengajaran terorisme terhadap orang tua yang telah beredar melalui jejaring sosial Twitter.

Salah satu bentuk penanganan pertama yang dianjurkan adalah menghindarkan anak, khususnya mereka yang berusia dibawah 12 tahun, dari paparan gambar dan footage yang menampilkan adegan kekerasan di televisi dan media sosial.

Orang tua juga diminta untuk mampu mengidentifikasi pengetahuan anak mengenai kasus terorisme dan mendiskuiskan fakta-fakta yang sudah terkonfirmasi.

Apabila anak mengalami rasa takut berlebihan, penanganan dibutuhkan berdasarkan karakter unik dari memasing anak. “Jelaskan bahwa kejahatan terorisme sangat jarang, namun kewaspadaan bersama tetap perlu,” tulis Kemendikbud.

Anak-anak juga perlu dibantu untuk mengungkapkan perasaannya. Menurut Kemendikbud, apabila terdapat rasa amarah, maka arahkan anak agar amarah tersebut tepat sasaran, yaitu terhadap para pelaku teror.

Mengajak anak untuk berdiskusi dan mengapresiasi kinerja kepolisian juga dinilai penting. Orang tua dianjurkan banyak mengulas kesigapan dan keberanian kepolisian untuk menumbuhkan inspirasi. Terdapat rilis yang juga ditujukan kepada para guru, dengan poin-poin yang relatif sama.(*/kemendikbud)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional