pariwisata kabupaten malang

Menu

Sopir Truk Pagelaran Doyan SS

  Dibaca : 331 kali
Sopir Truk  Pagelaran  Doyan SS
KARYA BHAKTI : Para anggota dari Koramil 27 Lawang bersama anggota Polri Polsek Lawang saat membersihkan taman makam pahlawan yang ada di Lawang

Lagi, Satuan Reskoba Polres Malang berhasil meringkus tersangka pemakai Shabu-Shabu (SS) Malang Selatan. Giliran tersangka Sutikno (36) seorang sopir truk dan tersangka Sulikin alias Kesut (35)–keduanya mengaku warga warga Dusun Sidorukun, Desa Clumprit, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, masuk bui Polres Malang.

SOPIR : Butuh stamina ekstra hisap Shabu-Shabu tapi bisa masuk bui polisi. (ist)

SOPIR : Butuh stamina ekstra hisap Shabu-Shabu tapi bisa masuk bui polisi. (ist)


“Keduanya ditangkap saat pesta SS di Bekur Sumberejo Pagak. Penangkapan berdasar informasi masyarakat dan pengintaian,” urai Kabaghumas Polres Malang, AKP Suprayitno kepada awak media, dalam rilis pers, Jumat (15/1) siang.

Di hadapan Suprayitno, Sutikno mengaku hisap SS untuk menambah stamina kerja. Bila bekerja sopir, tersangka bisa ekstra kerja keras dan betah melek. Perbuatan tersangka ini rupanya menimbulkan kecurigaan sejumlah warga.

Alhasil, ia diintai anggota Satreskoba Polres Malang. Bareng kumpul pesta SS di Bekur Sumberejo Pagak, keduanya tidak bisa berkutik. Terlebih ada barang bukti seperangkat alat hisap SS. Satu pelaku berhasil kabur dalam penggerebekan.

Digeledah, tersangka kedapatan membawa sepoket SS. Barang bukti lain termasuk alat sarana membeli SS berupa sepeda motor. “Minimal 4 tahun kurungan penjara untuk pemakai SS,” papar Suprayitno.

Ditanya Suprayitno, tersangka mengaku biasa hisap SS. Tersangka Sutikno menjawab, “Bisa kuat fit, tidak gampang ngantuk. Saya beli sepoket Rp 400 ribu, ” sebut tersangka. Namun sebagai pembeli bukanlah tersangka Sutikno, melainkan tersangka Kesut. Kesut sendiri mengaku membeli poketan SS dari seorang warga kenalan berinisial ABD.

Cukup mudah, usai menelepon ABD, Kesut bertemu di jalan raya. Situasi sepi, ABD menyerahkan poketan pesanan tersangka. Hingga kini, Satuan Reskoba Polres Malang masih mengembangkan kasus pemakaian dan peredaran SS itu.(sos)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional