pariwisata kabupaten malang

Menu

Sentra Pembibitan Sapi Perah & Potong Tertinggi se Jatim

  Dibaca : 543 kali
Sentra Pembibitan Sapi Perah & Potong Tertinggi se Jatim
MOTIVASI : Danramil 14 Turen Kapten Inf Yuyud Hadi Purnomo saat memberikan motivasi kepada anggota Paskibraka tingkat Kecamatan Turen

Kabupaten Malang Lumbung Ketahanan Pangan
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang merupakan bagian integral dari pembangunan pertanian dan mepunyai peranan yang strategis dalam upaya peningkatan kecerdasan masyarakat melalui penyediaan pangan asal ternak sebagai sumber protein hewani. Faktanya, Kabupaten Malang memiliki potensi peternakan yang cukup besar.

Ir Nurzulaichah Mp, Kabid Produksi dan Budidaya Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang. (sur)

Ir Nurzulaichah Mp, Kabid Produksi dan Budidaya Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang. (sur)


Khususnya untuk jenis sapi perah dan potong menduduki populasi tertinggi di JawaTimur. Hal itu seperti disampaikan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang Ir Sudjono MP melalui Kabid Produksi dan budidaya, Ir Nurzulaichah MP, Jum’at (15/1) kemarin. Dikatakan, Kabupaten Malang termasuk paling banyak semua komuditas ternak, khususnya jenis sapi perah dan potong, termasuk populasi tertinggi di JawaTimur.

Selain sapi perah dan potong, Kabupaten Malang juga potensi kambing jenis Peranakan Etawa (PE) yang dominan di beberapa wilayah seperti Kecamatan Ampelgading, Tirtoyudo dan Kecamatan Wonosari. Guna melestarikan jenis kambing peranakan India ini, Dinas Perternakan Kabupaten Malang selalu memberikan penyuluhan kepada masyarakat,agar selalu mempertahankan pejantan unggul.

“Kami selalu sosialisasikan kepada masyarakat, agar tidak keluarkan ternak-ternak unggul ini dari wilayah Kabupaten Malang. Artinya, agar bibit-bibit unggul itu tetap berkembang biak. Sehingga jenis kambing ini menjadi merk tersendiri di salah satu wilayah. Misalnya, Etawa Ampelgading maupun wilayah lain,” papar Nurzulaichah.

Juga dijelaskan, keunggulan jenis kambing ini, selain dikonsumsi dagingnya, harga susu kambing ini persatu liter bisa mencapai Rp 20 ribu dengan produksi satu hari hingga mencapai 3 liter. Hal yang tak kalah penting, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan KabupatenMalang, belakangan ini juga tengah mengembangkan domba jenis Merino. Daging kambing ini, sangat disukai masyarakat, selain empuk, daging domba yang memiliki ekor tipis dan gemuk ini, ternyata protein hewaninya sangat tinggi.

“Kami berharap perkembangan sentra ternak di Kabupaten Malang semakin membaik. Dengan berternak, kita bisa konsumsi susu dan daging. Semoga Kabupaten Malang menjadi lumbung ketahanan pangan,” pungkas Nurzulaichah.

Sesuai data perkembangan produksi hasil ternak di Kabupaten Malang tahun 2015 memproduksi 38.855,69 ton daging, 42198, 64ton telur dan 132.052,01 liter susu. Adapun untuk jumlah sapi potong tahun 2015 sebanyak 212,821ekor, sementara untuk sapi perah 78.029 ekor.(sur)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional