pariwisata kabupaten malang

Menu

BMKG: Abu Bromo Masih Tutup Bandara Malang

  Dibaca : 125 kali
BMKG: Abu Bromo Masih Tutup Bandara Malang
MOTIVASI : Danramil 14 Turen Kapten Inf Yuyud Hadi Purnomo saat memberikan motivasi kepada anggota Paskibraka tingkat Kecamatan Turen

Data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa semburan abu Gunung Bromo (2.329 mdpl) kini mengarah ke selatan dan barat daya sehingga masih berdampak terhadap penutupan aktivitas penerbangan di Bandara Abdul Rahman Saleh Malang.

“Semburan abu vulkanik Gunung Bromo di Probolinggo mengarah ke selatan dan barat daya sehingga berdampak terhadap penutupan aktivitas penerbangan di Bandara Abdul Rahman Saleh hingga besok (15/1) pukul 08.00 WIB,” kata Staf Informasi dan Data BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya, Eko Prasetyo.

Berdasarkan Notice to Airmen (Notam) aktivitas penerbangan di Bandara Abdul Rahman Saleh Malang ditutup mulai Jumat (15/1) pukul 07.20 WIB hingga Sabtu (16/1) pukul 08.00 WIB. Penutupan tersebut merupakan kelanjutan dari penutupan yang dilakukan sehari sebelumnya.

Kendati demikian, menurut Eko, semburan abu vulkanis Gunung Bromo di Probolinggo yang menyebabkan penutupan aktivitas bandara tersebut tidak terlalu berdampak terhadap kondisi cuaca di Jatim.

Berdasarkan pantauan citra satelit pada hari ini hujan ringan berpeluang terjadi di sejumlah wilayah di Jatim, kendati tidak merata. “Hujan ringan juga berpeluang terjadi di perairan utara dan selatan Pulau Jawa,” katanya.

Tapi, lanjutnya, peluang terjadinya hujan di perairan itu tidak berdampak terhadap tingginya gelombang sehingga cukup kondusif untuk aktivitas pelayaran.

Tinggi gelombang Laut Jawa berkisar 0,5 – 1 meter dengan kecepatan angin sekitar 25 kilometer/jam, sedangkan selatan Pulau Jawa sedikit lebih tinggi yakni 1,3 – 2 meter dengan kecepatan angin sekitar 35 kilometer/jam.

Menyinggung anomali cuaca, Eko mengakui bahwa anomali cuaca saat ini masih terjadi. Musim angin baratan atau monsun baratan yang mestinya terjadi pada saat sekarang, terhenti dan kini angin justru dari arah timur tenggara ke barat dan barat laut.(*)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional