pariwisata kabupaten malang

Menu

PHK di Kota Malang Naik Drastis

  Dibaca : 137 kali
PHK di Kota Malang Naik Drastis
KARYA BHAKTI : Para anggota dari Koramil 27 Lawang bersama anggota Polri Polsek Lawang saat membersihkan taman makam pahlawan yang ada di Lawang

Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di Kota Malang tahun 2015 naik berpuluh lipat dibandingkan tahun 2014. PHK paling banyak disumbang oleh perusahaan rokok. Namun Forum Masyarakat Industri Rokok Indonesia (Formasi) pagi-pagi memprediksi PHK dari sektor industri rokok bisa ditekan seminimal mungkin di tahun 2016.

Berdasarkan data dari Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kota Malang terjadi PHK terhadap 2.000 tenaga kerja mulai Januari – November 2015. Jumlah ini naik lebih dari 30 kali lipat dibanding tahun 2014. Beberapa perusahaan rokok di Malang Raya menjadi penyumbang terbanyak PHK itu.

“Jumlah PHK di tahun lalu membengkak, dari 60 orang saja sepanjang tahun 2014 menjadi sekitar 2.000 orang di tahun 2015. Walaupun pabriknya ada di wilayah kabupaten misalnya, tetapi yang di-PHK warga Kota Malang,” kata Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnaker Kota Malang Kasiadi, Jumat (15/1).

Tahun 2014, 60 buruh yang mengalami PHK bukan karena pensiun dini, tetapi karena bermasalah dengan pabrik tempat mereka bekerja. Sementara di tahun 2015, ada ribuan buruh yang mengajukan pensiun dini, keluar, ataupun dipecat oleh perusahaan tempat mereka bekerja.

Menurutnya, sebagian besar kasus PHK telah diselesaikan secara bipartit (antara pekerja dan perusahaan). Ia menambahkan jumlah PHK tinggi lantaran ada beberapa pabrik rokok besar yang melakukan perampingan jumlah tenaga kerja,

“Ada beberapa pabrik rokok kecil dan dua pabrik rokok besar. Sebagian besar karyawannya adalah warga Kota Malang, mengajukan pensiun dini,” katanya.

Selain pabrik rokok, ratusan karyawan juga di PHK dari salah satu pusat perbelanjaan yang tutup di Kota Malang. Dari sekitar 2.000 pekerja yang di PHK, sekitar 600 an diantaranya ada
lah tenaga kerja di usia produktif sementara sisanya telah memasuki usia pensiun.

Disnaker Kota Malang mencatat terdapat sekitar 53 ribu pekerja dan sekitar 940 perusahaan yang tercatat. Jumlah pekerja produktif mengalami penurunan dari sekitar 56 ribu di awal tahun 2015.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Formasi JP Suharno mengaku jika tahun 2015 terjadi perampingan tenaga kerja cukup banyak dari sektor rokok. “Karena tahun 2015 bisa dibilang sebagai tahun yang sulit bagi pabrik rokok, terutama SKT (sigaret kretek tangan). Trend penjualan SKT cenderung turun yang berakibat kepada volume produksi dan pekerja,” ujar Suharno.(*/s)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional