pariwisata kabupaten malang

Menu

SKPD Pemkot Batu Wajib Bikin Laporan 2015

  Dibaca : 87 kali
SKPD Pemkot Batu Wajib Bikin Laporan 2015
MOTIVASI : Danramil 14 Turen Kapten Inf Yuyud Hadi Purnomo saat memberikan motivasi kepada anggota Paskibraka tingkat Kecamatan Turen

* Diberi waktu Sepekan

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkot Batu diberi waktu 10 hari menyusun dan menyampaikan laporan kinerja selama tahun 2015. Hal itu sebagai salah satu dasar dari penyusunan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah atas pelaksanaan APBD 2015.

 M. Chori

M. Chori


Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bapeda) Pemkot Batu, M Chori mengatakan, laporan kinerja itu harus sudah masuk dan diterima Bapeda pada akhir pekan depan atau Jumat (22/1). Bila ada SKPD yang hingga akhir pekan depan belum bisa menyampaikan laporan kerja selama 2015 sebagai pengguna APBD maka akan ada langkah penilaian tersendiri dari Asisten Sekota Batu, semisal memberi status sebagai SKPD berkinerja terburuk 2015.

“Ini perlu diperhatikan, apalagi dalam pelaporan kinerja tersebut SKPD hanya tinggal memasukkan data laporan pertanggungjawaban yang sudah dibuatnya,” kata Chori, usai rapat kerja dengan bagian penyusunan program dari seluruh SKPD Pemkot Batu, kemarin.

Dalam pelaporan kinerja SKPD tersebut, menurut Chori, setiap laporan dituntut ada penjelasan untuk akuntabilitas laporan. Seperti bila ada program yang gagal tercapai 100 persen harus ada penjelasan mengapa sampai gagal dan apa saran yang sebaiknya harus dilakukan untuk mencapai target.

Demikian pula bila ada program kegiatan yang tercapai 100 persen juga harus ada penjelasan langkah pencapaian dari target tersebut dan dampak selanjutnya pembangunan bagi masyarakat seperti apa.

Hal itu dimaksudkan agar semua pelaporan didukung dengan penjelasan dari masing-masing SKPD.

“Mungkin soal penjelasan sasaran pencapaian program itu hal baru, tapi itu harus dilakukan demi keakuratan laporan kerja tahunan SKPD, dan SKPD tidak boleh asal bikin laporan kinerja,” ucap Chori.

Memang, diakui Chori, dalam penyusunan laporan kerja tahunan SKPD Pemkot Batu ada sedikit penajaman sebagai sistem penggunaan anggaran berbasis kinerja. Penajaman laporan tersebut dimaksudkan untuk standarisasi dan menciptakan parameter kinerja dari setiap SKPD.

Bila laporan kinerja tersebut sudah terstandar dan terukur semuanya maka akan mudah dibaca, dipahami, dimengerti oleh semuanya. Bahkan, masyarakatpun bisa membaca dan memahami atas laporan kinerja SKPD sebagai pengguna anggaran setiap tahunnya.

“Itu juga sebagai perwujudan transparansi laporan kinerja Pemkot Batu. Karena bagaimanapun, masyarakat juga berhak tahu apa saja yang dilakukan Pemkot Batu selama setahun pelaksanaan APBD,” tandas Chori.

Asisten II Sekota Batu, Endang Triningsih mengatakan, pada intinya dalam pelaporan kerja tahunan SKPD sebagai pengguna anggaran dituntut tidak hanya menyampaikan laporan dana nilai saja.

Melainkan setiap penggunaan anggaran itu harus diikuti oleh adanya keterangan dan penjelasan pelaksanaan anggaran. Berapapun persentase penyerapan anggaran harus ada penjelasannya. Hal itu untuk mengetahui sampai sejauh maka kerja dari SKPD dalam pelaksanaan program kegiatan.

“Dan nantinya, dari laporan kerja SKPD dalam satu tahun itu pencapaianya dihitung berdasar Rencana Pembangan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Batu tahun 2015,” pungkasnya.(ej)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional